Katekismus
Katekismus adalah satu ringkasan atau uraian dari doktrin yang umum digunakan dalam pengajaran agama Kristen (katekisasi) baik untuk anak-anak atau dewasa. Katekismus adalah buku pelajaran iman yang dikeluarkan secara resmi oleh pimpinan Gereja.

Mengapa Kitab Suci mengajarkan kebenaran?
Karena Allah sendirilah pengarang Kitab Suci. Atas alasan inilah Kitab Suci disebut terinspirasikan, dan tanpa kesalahan mengajarkan kebenaran yang perlu untuk keselamatan kita. Roh Kudus menginspirasi para pengarang yang menuliskan Dia inginkan untuk mengajar kita. Tetapi, iman Kristen bukanlah “agama Kitab”, tetapi agama Sabda Allah –“bukan kata-kata yang tertulis dan bisu, melainkan Sabda yang menjadi manusia dan hidup” (Santo Bernardus dari Clairvaux).

Apa kanon Kitab Suci itu?
Kanon Kitab Suci ialah daftar lengkap dari tulisan-tulisan suci yang diakui oleh Gereja melalui Tradisi Apostolik. Kanon ini terdiri dari 46 Kitab Perjanjian Lama dan 27 kitab Perjanjian Baru.

Apa pentingnya Perjanjian Lama Bagi Umat Kristen?
Para pengikut Kristus menghormati Perjanjian Lama sebagai Sabda Allah yang benar. Seluruh Kitab Perjanjian Lama itu diinspirasikan secara ilahi dan mempunyai nilai tetap. Kitab-kitab itu memberikan kesaksian tentang pedagogi ilahi cinta Allah yang menyelematkan. Kitab-kitab itu ditulis terutama untuk mempersiapkan kedatanan Kritus sang Penyelamat alam semesta.

Apa pentingnya Perjanjian Baru bagi umat Kristen?
Perjanjian Baru, yang berpusat kepada Yesus Kristus, menyatakan kebenaran terakhir wahyu ilahi kepada kita. Dalam Perjanjian Baru, keempat Injil menurut Matius, Markus, Lukas dan Yohanes merupakan inti dari seluruh Kitab Suci karena merupakan saksi utama hidup dan ajaran Yesus. Dengan demikian, keempatnya mempunyai tempat yang unik di dalam Gereja.

Apa peranan Kitab Suci di dalam Kehidupan Gereja?
Kitab Suci memberikan dukungan dan kekuatan bagi kehidupan Gereja. Bagi putra-putri Gereja, Kitab Suci merupakan suatu peneguhan iman, makanan jiwa, dan sumber hidup spiritual. Kitab Suci adalah jiwa teologi dan khotbah pastoral. Para pemazmur berkata bahwa Kitab Suci “pelita bagi kaki dan cahaya bagi langkahku” (Mzm 119:105). Karena itu Gereja menganjurkan semua umat beriman untuk sering membaca Kitab Suci karena “tidak mengenal Kitab Suci berarti tidak mengenal Kristus”. (Santo Hironimus).

Saudaramu dalam Tuhan,
P. Petrus Suroto MSC. Chaplain

%d blogger menyukai ini: