Para saudara, umat CIC yang dikasihi Tuhan. Yesus datang ke dunia dan bersentuhan dengan sejarah manusia. Kita akan mengenal Yesus secara lebih mendalam jika kita mengetahui dunia sekitar Yesus lebih dari  2000 tahun yang lalu. Mengapa mengenal konteks historis Yesus sangat penting? Karena kekristenan berhubungan dengan sejarah. Yesus benar-benar lahir sebagai manusia dan menyentuh sejarah manusia. Karl Rahner SJ, seorang ahli Teologi, mengatakan bahwa “Jika anda dan saya, atau orang-orang Kristiani tidak terhubung dengan realitas sejarah, iman kita akan sangat dangkal dan lemah.” Maka saya ingin menuliskan dunia sekitar Yesus, untuk membantu anda semua untuk lebih mudah mengerti ajaran Kitab Suci.

Sejarah Palestina sampai ke zaman Yesus

164 SM – 63 SM (Sebelum Masehi/Before Christ)

Pada masa ini Umat Israel merasakan kemerdekaan. Pada tahun 164 SM, kalau anda membaca Kitab Suci Perjanjian Lama pada Kitab Makabe, umat Israel dibawah Yudas Makabe berhasil memerdekakan diri dari pemerintahan Yunani. Selama 100 tahun mereka merasakan kemerdekaan dan memerintah sebagai bangsa berdaulat. Kedaulatan mereka berakhir saat tentara Romawi di bawah Pompeius memasuki Yersualem dan menguasai Yerusalem. Roma menguasai Palestina.

Pada Zaman Yesus

Pada zaman Yesus, masyarakat Yahudi merasa tidak senang dengan kekuasaan Roma. Mereka sebelumnya adalah bangsa merdeka. Maka pada diri orang Yahudi merindukan penyelamat datang. Mereka menunggu dan menanti Mesias datang. Pada konteks sejarah seperti itulah Yesus lahir. Yesus lahir ketika Palestina ada di dalam kontrol kekaisaran Roma, di bawah kekaisaran Agustus (Luk 2:1).

Kapan persisnya Yesus lahir? St. Dionisius Exiguus (570-544 M) ingin mengganti kalendar Romawi dengan kalender Anno Domini. Anno Domini dalam bahassa latin berarti Dalam Zaman Tuhan . Karena dalam bahasa Indonesia Yesus disebut Isa Al Masih, maka kemudian menjadi Masehi. St. Dionesius menempatkan kelahiran Yesus di tahun 1. Tetapi ketika kalender dibetulkan oleh St. Gregorius dan  menjadi kalender yang kita pakai sekarang ini,  dia membuat kekeliruan sehingga Yesus lahir sekitar tahun 4-6 SM jika dihitung dengan kalender kita sekarang ini.

Pajak

Masyarakat pada zaman Yesus dibebani pajak yang cukup tinggi. Pajak itu sebagai berikut:

  • Pajak pembangunan Bait Allah (upah dua hari kerja).
  • Perpuluhan untuk para imam dan ibadat: 10% dari pendapatan (perpuluhan). Masih lagi persembahan korban seperti sapi untuk orang kaya dan burung merpati untuk orang miskin.
  • Roma memungut pajak yang tinggi. Mereka memerlukan banyak uang untuk membiayai kehidupan para tentara. Tetapi tidak jelas benar berapa jumlahnya karena  mereka memakai sistem quota atau target yang harus dipenuhi. Seorang pemungut cukai, bangsa Yahudi, diberi kuasa untuk mengumpulkan pajak dan diberi target berapa yang harus dikumpulkan. Jika mereka tidak mencapai target akan mendapatkan hukuman. Tetapi jika mendapatkan lebih dari target, kelebihan itu menjadi milik dari pemungut cukai. Itulah sebabnya orang Yahudi sangat membenci para pemungut cukai. Untuk keamanan pemungut cukai, mereka diberi prajurit sebagai pengawal. Walau jumlah persis tidak diketahui, namun para ahli sejarah memperkirakan bahwa pajak yang dipungut dari rakyat bisa mencapai 40% dari pendapatan mereka.

Bahasa

Yesus berbicara bahasa Aram. Kitab Suci sendiri ditulis dalam bahasa Ibrani. Untuk perdagangan mereka memakai bahasa Yunani. Untuk pemerintahan  dipakai bahasa Latin. (Tentang bahasa ini, menumbuhkan hipotesis bahwa Yesus sewaktu muda pastilah seorang yang terpelajar. Karena ketika ditanya oleh Pontius Pilatus, Yesus bisa menjawab dan pastilah Pilatus memakai bahasa Latin. Maka diperkirakan pada waktu muda, Yesus belajar di biara-biara kaum Esseni, seperti Yohanes Pembabtis. Mereka menekuni Kitab Suci dan tinggal digua-gua dengan madu dan belalang sebagai makanan).

Sejarawan terkenal yang bicara tentang Yesus

Sumber-sumber Roma
Suetonius: dia menuliskan tentang pengusiran orang Kristen oleh Kaisar Claudius (41-54) karena Kristus, yang disebut Mesias. Tacitus: menceritakan kebakaran di kota Roma dan orang Kristen dituduh oleh kasisar Nero sebagai pelaku pembakaran.

Sumber-sumber Yahudi: Josephus

Sumber Bagi orang beriman: Matius, Markus, Lukas dan Yohanes.

Dari paparan di atas dapat ditegaskan bahwa Yesus benar-benar datang ke dalam Sejarah Manusia, dialah Imanuel, Allah beserta kita.   

Pst. Petrus Suroto MSC
Chaplain CIC Sydney

%d blogger menyukai ini: