Pedoman Umum Misale Romanum (PUMR) menegaskan pada bagian awal bahwa kurban kristus harus dirayakan dengan baik dan dipersiapkan. PUMR tidak menegaskan secara gambalang boleh tidaknya misa di rumah, tetapi mengulangi yang ada dalam Kitab Hukum Kanonik 932 yaitu dibuka kemungkinan namun memakai meja yang pantas (PUMR 297) Namun dalam beberapa nomor menyiratkan beberapa arahan untuk merayakan Ekaristi di luar tempat suci.

1. Biasanya misa di rumah adalah misa-misa peringatan: misalnya ulang tahun perkawinan, peringatan arwah atau berkat rumah yang berhubungan dengan sakramen atau sakramentali. Sebisamungkin dihindari misa Hari Minggu dan Hari Raya di rumah-rumah, kecuali dalam situasi yang sangat khusus.

2. Misa di rumah dengan intensi khusus seperti peringatan kematian atau pemberkatan rumah tidak diperbolehkan pada hari-hari raya dan hari-hari Minggu pada masa Adven pada masa-masa Adven, Prapaskah, dan Paskah, pada hari-hari oktaf Paskah, pada peringatan semua orang beriman, pada hari rabu abu dan selama masa pekan suci. (bdk. PUMR 374).

Saudaramu dalam Tuhan,

Fr. Petrus Suroto MSC.
Chaplain.

%d blogger menyukai ini: